Logo

Our Partner

::Situs Resmi Institut Perdamaian Indonesia ::

pic1

Ditinjau dari berbagai aspek, demografis, geografis dan budaya, Indonesia yang sangat heterogen dan plural sangat rentan terhadap munculnya konflik. Baik itu konflik vertikal maupun horisontal. Tak terhitung jumlah korban akibat konflik yang pernah terjadi di Indonesia, baik itu secara materi maupun non materi. Faktor munculnya konflik pun beragam dari waktu ke waktu, dari satu wilayah ke wilayah lainnya. Indonesia boleh berbangga karena sejumlah konflik (besar) bisa diselesaikan dengan bermartabat. Perdamaian pun dicapai dan dinikmati.

Kalau boleh disebut, konflik di Poso berakhir dengan kesepakatan damai Malino I, konflik di Maluku berakhir pula dengan kesepakatan damai Malino II, dan konflik di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) berakhir dengan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Undertanding (MoU) Helsinki. Fakta membuktikan dengan berakhirnya konflik, masyarakat menjadi lebih tenang dan damai menjalani kehidupan. Ekonomi menjadi tumbuh dan kehidupan sosial lebih baik.

Selengkapnya...
 
Program

Workshop_ke-2_-_mendatangkan_narasumber_yang_kompeten_di_bidangnya

“Salah satu bentuk kegiatan IPI. Melakukan MoU Round Table (MRT)”.


Konflik yang berlangsung selama tiga puluh tahun di Aceh berhasil ‘diselesaikan’ dengan momentum nota kesepahaman atau Memorandum of Understansding (MoU) antara Pemerintah Republik Indonesia (RI) dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Helsinki pada 15 Agustus 2005.

Selengkapnya...
 
Arti Logo

logoLambang IPI berupa gambar tiga pihak dengan tiga warna, yaitu merah, biru dan hitam yang duduk mengitari satu meja berwarna kuning bertuliskan IPI.

Dibawah lambang tersebut tertulis, “Institut Perdamaian Indonesia” atau “Indonesian Peace Institute”. Penjelasan rinci makna masing-masing gambar adalah sebagai berikut:


Selengkapnya...
 

Kabar Terbaru

Bawaslu Berharap Pilkada Aceh 2011 Sukses Seperti 2006
KETUA Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nur Hidayat Sardini berharap kesuksesan Pilkada Aceh 2006 dapat...
Selengkapnya...
Pemilu Kada 2011 diharapkan perkuat perdamaian di Aceh
Banda Aceh – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nur Hidayat Sardini berharap Pemilu Kada di Aceh 2006...
Selengkapnya...

Publikasi